Puisi

Titik akhir
Tetes peluh di keningku, saksi bisu,
Langkah yang berat, tak kenal jemu,
Meski rintangan menghadang di depan,
Tak goyah hati ini, tak akan berbalik ke belakang.
Dalam gelap malam, aku terus berjalan,
Berteman doa dan harapan yang kupanjatkan,
Menghancurkan batas, melampaui lelah,
Meraih impian di ujung jerih payah.
Satu per satu hambatan kulewati,
Meski terkadang rasa takut menghampiri,
Namun tekad ini lebih besar dari ragu,
Kemenangan menunggu di sana, di ujung waktu.
Biar dunia mengguncang dan menguji daya,
Aku tetap berdiri, tak akan menyerah pada luka,
Perjuangan ini adalah jalan menuju cahaya,
Mengukir kisah, hingga akhir cerita.
Diasti_
0
Tags :