Puisi

Gugur telah datang
Daun-daun gugur, berlayar perlahan,
Dihembus angin, menuju kepergian,
Warnanya merah, jingga, dan cokelat terang,
Seperti kenangan yang ingin dikenang.
Langit kelabu, mentari meredup,
Kabut tipis turun, embun pun meluruh,
Hangat yang pudar, dingin datang bertamu,
Mengajarkan hening, di antara rindu.
Setiap langkah pada jalan berbisik,
Dedaunan berkeresik, sunyi mengalir,
Musim berganti, namun hati tersentuh,
Pada tiap hembus yang samar dan lembut.
Musim gugur datang dan pergi jua,
Membawa pesan, tak ada yang selamanya,
Hanya kenangan, yang tetap tersisa,
Hingga musim kembali membuka cerita.
Diasti_
0
Tags :