Puisi

Payung Impian
Pagi yang begitu hening
Embun begitu bening
Pohon rindang suram terlihat di atas kening
Nafas terasa mencepat
Nadi semakin erat
Lingkaran hitam semakin mendekat
Kuucap kalimat syahadat
Pemilik rambut indah melekat
Ku pegang tangannya dengan erat
Nafasku kembali mencepat
Buah hatiku ku tatap
Paying emas Impian
Benarkah aku akan memilikimu
Tangisan untukku menggebu
Suatu hari akan ku beritahu aku kembali dulu
Julius
0