
Melirik Perjuangan Hebat Bu Retno Marsudi
MELIRIK PERJUANGAN HEBAT BU RETNO
MARSUDI
Amelia Novita Gosal
Siapa yang tidak mengenal Bu Retno Marsudi? Menteri Luar Negeri perempuan pertama yang berarti bahwa hal ini adalah pencapaian hebat untuk seorang perempuan terutama bidang ini digeluti oleh pria selama bertahun tahun.
Bu Retno mengaku bahwa ia datang dari keluarga yang biasa saja, bukan dari kalangan orang berada. Hal ini justru membuktikan bahwa jika kita bukan siapa siapa, kita masih selalu punya kesempatan untuk menjadi seseorang. Beliau mengatakan kesusahan dan keterbatasan bukanlah sekedar kata kata kosong belaka. Dan tentu saja menjalani profesi sebagai seorang diplomat tentu tidaklah mudah dimana profesi ini masih di dominasi oleh kaum lelaki
Mimpi sedari kecil ingin menjadi diplomat mengantarkan beliau menjadi Menteri Luar Negeri untuk kabinet Indonesia Maju. Melalui pekerjaannya sebagai diplomat, Bu Retno memberikan saya gambaran yang menarik karena menurut beliau, perempuan tetap bisa menjalani karir dan mengurus keluarga agar tetap cemerlang dan seimbang.
Nyatanya Bu Retno menjalani perannya dengan baik sebagai seorang diplomat yang dimana didominasi kaum lelaki yang lebih banyak tapi tetap menjadi ibu dan istri bagi keluarga.
Hal ini menjadi poin berarti karena Bu Retno sendiri membuktikan bahwa perempuan bisa menjalani kehidupan yang kita inginkan
Meneladani sikap Bu Retno memberikan saya pandangan baru bahwa kita harus berani bermimpi.
Kalau kita datang dari keluarga yang biasa justru seharusnya itu menjadi cambukkan agar tidak menyerah pada keadaan.
Dan terakhir untuk mengingatkan kita pada apa yang kita usahakan, saya ingin mengutip quote hebat dari Bu Retno.
“Semua saya rencanakan, semua saya kejar karena saya tahu saya kalau saya enggak kejar, saya ga akan kemana mana karena saya bukan siapa siapa,” jadi kita harus juga seperti itu punya kemauan dan berani mengejar mimpi mimpi kita.