Puisi

Cantik namun kejam
Di taman senja ia berdiri,
Merah merekah di sela duri,
Indahnya memikat hati tersesat,
Namun tajamnya tak mudah lewat.
Wajahnya lembut serupa sutra,
Namun tak lepas tajam sengatnya,
Menggoda mata, menyayat rasa,
Hati-hati yang ingin mendekapnya.
Di balik kelopak, terjaga rapi,
Rahasia pahit yang tersembunyi,
Berani menyentuh, haraplah kuat,
Sebab mawar setia pada penjaga yang tegas.
Mawar berduri, simbol nan bijak,
Cantik memikat, namun tak mudah retak,
Tumbuh teguh walau terhimpit,
Sebuah keindahan yang tetap bangkit.
Diasti_
0
Tags :