Failed to load core.php#quotes #sedih #Kisahinspiratif #belqezthie – Prestasi Muda
https://prestasimuda.com
Bangun Generasi dengan PrestasiFri, 15 Nov 2024 13:38:59 +0000en-US
hourly
1 https://wordpress.org/?v=6.9.4https://prestasimuda.com/wp-content/uploads/2025/09/cropped-Desain-tanpa-judul-4-32x32.png#quotes #sedih #Kisahinspiratif #belqezthie – Prestasi Muda
https://prestasimuda.com
3232Terpendam
https://prestasimuda.com/terpendam/
https://prestasimuda.com/terpendam/#respondFri, 15 Nov 2024 13:38:59 +0000https://prestasimuda.com/terpendam/Aku tidak pernah menceritakan kesedihanku kepada orang tuaku, aku tidak pernah memberitahu mereka ketika aku sedang takut, aku tidak pernah mengeluh lelah kepada mereka.
Setiap hari aku mati-matian menjaga agar mentalku tidak goyah, aku selalu berusaha terlihat baik-baik saja, aku selalu mengusap air mataku sendiri.
Aku yang setiap harinya harus menahan sakit di dadaku.
Setiap hari, setiap waktu, aku harus terlihat bahagia di depan mereka. Tapi mereka selalu menganggap ku anak yang emosian, mudah marah dan pembangkang, padahal itulah cara ku agar terlihat kuat. Aku terlalu sering memendam, itu yang membuatku menjadi seperti ini.
]]>
https://prestasimuda.com/terpendam/feed/0Sendiri di akhir cerita
https://prestasimuda.com/sendiri-di-akhir-cerita/
https://prestasimuda.com/sendiri-di-akhir-cerita/#respondTue, 05 Nov 2024 13:56:30 +0000https://prestasimuda.com/sendiri-di-akhir-cerita/Bertemu dengan seseorang lalu berpisah, itu merupakan hal yang wajar bagi manusia. Tidak ada seorangpun yang bisa mempertahankan janjinya selamanya. Tidak ada yang bisa bertahan, setiap orang ada masanya dan setiap masa ada orang nya. Setiap orang akan pergi dan meninggalkan kita ketika sudah waktunya. Pada akhirnya yang selalu ada hanyalah diri kita sendiri.
]]>https://prestasimuda.com/sendiri-di-akhir-cerita/feed/0Maya swara
https://prestasimuda.com/maya-swara/
https://prestasimuda.com/maya-swara/#respondWed, 30 Oct 2024 01:05:30 +0000https://prestasimuda.com/maya-swara/Aku tidak pernah menceritakan kesedihanku kepada orang tuaku, aku tidak pernah memberitahu mereka ketika aku sedang takut, aku tidak pernah mengeluh lelah kepada mereka.
Setiap hari aku mati-matian menjaga agar mentalku tidak goyah, aku selalu berusaha terlihat baik-baik saja, aku selalu mengusap air mataku sendiri.
Aku yang setiap harinya harus menahan sakit di dadaku.
Setiap hari, setiap waktu, aku harus terlihat bahagia di depan mereka.