Failed to load core.php
Pendekatan ancaman di luar dari konteks militer kemudian diberikan julukan isu keamanan non-tradisonal, dimana isu isu ini diluar dari pemikiran sempit bahwa satu satunya isu keamanan yang dihadapi oleh negara-negara didunia adalah perang yang membuat mereka akan lebih fokus pada kekuatan militer mereka. Isu isu keamanan non-tradisonal ini selanjutnya mulai menjadi fokus yang mendorong kerja sama antar para negara-negara didunia untuk mendapatkan dan memenuhi konsep keamanan di setiap negara.
Beberapa contoh isu keamanan non-tradisional ini seperti Terorisme, Perdagangan manusia, Peredaran narkotika, Perompakan dan penangkapan ikan ilegal, Perubahan iklim, Penyebaran penyakit menular, Kemiskinan, Kejahatan transnasional, Kejahatan siber, Penyebaran disinformasi dan proraganda.
Dari beberapa isu tersebut salah satu isu yang harus menjadi fokus negara saat ini adalah bukan ancaman dari manusia, tapi ancaman dari alam yang sedang kita pijaki yaitu perubahan iklim. Perubahan iklim adalah perubahan jangka panjang dalam pola cuaca dan suhu, perubahan-perubahan ini terjadi secara alami, namun pada tahun 1800-an perubahan ini mulai di sebabkan oleh aktivitas manusia
Pada masa sekarang perubahan iklim menjadi ancaman non-tradisional global dimana peningkatan suhu bumi yang menjadi ancaman bagi seluruh penduduk di bumi, negara yang bertugas untuk menjaga keamanan bagi seluruh penduduknya harus mulai cemas dan mulai memikirkan apa yang mungkin saja akan terjadi jika suhu bumi terus meningkat. peningkatan suhu bumi yang signifikan tidak menutup kemungkinan bahwa akan membuat benua beku seperti antartika meleleh dengan waktu yang singkat dan pelelehan es pada antartika akan membuat volume air pada bumi ini meningkat dan tidak menutup kemungkinan membuat beberapa negara akan hilang karena tenggelam, peningkatan suhu bumi ini juga dapat membuat penguapan air laut menjadi lebih tinggi yang membentuk awan dan membuat hujan ekstrem, kemudian hujan ekstrem ini juga dapat menimbulkan banyaknya masalah bencana alam yang seharusnya memang menjadi fokus perhatian para negara di dunia demi menjaga konsep keamanan dalam negara mereka masing masing.
perubahan iklim sebenarnya mulai di bahas oleh para negara pada tahun 1992, pada tahun ini banyak negara yang memasukkan perubahan iklim ini kedalam konvensi menyadari bahwa iklim tidak akan selalu sama seperti awalnya, kegiatan manusia di atas bumi ini membuat banyaknya perubahan dari bumi yang membuat kestabilan suhu bumi berbeda dari sebelumnya. Karena itulah, memang sudah seharusnya negara berusaha untuk tetap menstabilkan keadaan bumi. pada tahun 2023 lalu World Meteorological Organization (State of the Global Climate 2023) mengatakan bahwa tahun itu menjadi tahun terpanas sepanjang sejara, dimana temperature global mencapai 1,5 derajat celsius diatas priode pra-industri dan selama 9 tahun yaitu dari tahun 2015-2023.
Untuk mulai menangani ancaman perubahan iklim ini muncul perjanjian internasional yang di adopsi pada 12 desember 2015 di paris, francis yang selanjutnya di sebut dengan perjanjian paris. perjanjian ini adalah perjanjian yang mengikat banyak negara secara hukum mengenai perubahan iklim. dengan upaya ini di usahakan untuk tetap menjaga peningkatan suhu rata rata global jauh di bawah 2°C di atas tingkat Pra-industri dan memerangi kenaikan suhu hingga 1,5°C di atas tingkat Pra-industri, perjanjian ini mulai di tanda tangani berbagai negara, sejak April 2016 hingga April 2017.
Meskipun kenaikan temperature global sudah mencapai 1,5°C diatas tingkat pra-industri perjanjian paris ini masih memberikan kerangka kerja internasional untuk menurunkan emisi gas rumah kaca dan memperkuat kerja sama antar negara global dalam menghadapi perubahan iklim perjanjian ini juga mengharuskan negara untuk mempertinggi Ambisi mereka guna menekan peningkatan emisi gas rumah kaca dengan ikut serta dalam National determind contribussions (NDCs), disini negara-negara diharuskan untuk melaporkan bagiamana keadaan iklim pada negara mereka, dengan laporan yang berkala ini akan membuat negara semakin ambisius setiap tahun untuk pengurangan emisi.
Dengan upaya kerjasama yang dilakukan oleh para negara di dunia ini, mencerminkan bahwa ancaman keamanan non-tradisional seperti perubahan iklim ini harus sangat diperhatikan, bahwa bukan hanya kekuatan militer yang bisa menjadi ancaman bagi para penduduk di dunia, alam juga bisa menjadi ancaman yang serius dan tidak boleh di kesampingkan demi menjaga keamanan dan kesejahteraan para penduduk di dunia.
]]>