Failed to load core.php
Neeta masih ingat saat ulang tahunnya yang ke 3 tahun, keluarganya merayakan dengan sangat meriah bersama dengan teman-temannya. Ia bahkan sampai memakai baju princess, baju itu pun sampau sekarang masih tergantung apik di dalam lemarinya.
Neeta ingat apapun keinginannya pasti akan selalu dituruti. Intinya saat masih kecil, Neeta benar-benar sangat dirayakan.
Namun yang namanya kehidupan pastilah berputar. Ibaratnya kincir angin, pasti akan selalu berputar karena angin, berganti dari atas menjadi bawah, dari baik menjadi buruk. Kehidupan pun begitu, terus berputar karena takdir di masa depan tidak ada yang tau.
Titik awal kehidupan Neeta berubah adalah saat kelas 1 SD. Saat itu, Nenek Neeta meninggal. Kondisi perekonomian keluarga Neeta pun menurun. Untung masih ada sang Kakek dan sang Ayah.
Namun tak lama setelah itu, sang Ayah terus mengalami kecelakaan dan musibah sehingga membuatnya kehilangan pekerjaan. Tapi tidak apa, masih ada sang Kakek dan sang Ibu yang juga barusaha untuk menafkahi keluarga.
Walaupun masih kecil, tapi Neeta sudah paham. Maka dari itu, Neeta tidak pernah meminta apapun lagi. Selalu menuruti perintah sang Ibu dan belajar dengan giat. Yah, walaupun rasa malas selalu menyerangnya.
Kabar gembira datang, sang Ayah sudah mendapatkan pekerjaan kembali. Seluruh keluarga pun senang, namun Neeta tetap tidak berani bersikap seperti dulu. Saat ada keinginan yang muncul, ia selalu memendamnya dan memilih membiarkan adiknya yang menikmati karena alasan yang selalu Neeta simpan di hatinya adalah karena ia sudah pernah merasakannya dulu, sekarang giliran adik-adiknya.
Seakan-akan takdir tidak membiarkan Neeta untuk terus hidup bahagia, kabar buruk kembali terdengar di telinganya. Saat Neeta kelas 5 SD, sang Kakek meninggal, tepat di hadapannya. Mental Neeta terguncang, dia menangis kencang, demi tuhan dadanya terasa sakit.
Perekonomian keluarga Neeta merosot dengan tajam. Banyak barang yang di jual, termasuk mobil kesayangan sang Kakek. Neeta merasa tertekan, karena Neeta ingat bahwa sang Kakek pernah bilang kepadanya untuk tidak pernah menjual mobil tersebut. Neeta merasa bersalah, Neeta merasa bahwa itu adalah wasiat sang Kakek. Namun Neeta tidak bisa menepatinya.
Sejak itu, Neeta tumbuh menjadi gadis yang pendiam dan tertutup bahkan kepada keluarganya sendiri. Namun, berbeda jika di sekolah. Neeta menjadi murid yang sangat aktif bahkan selalu menjadi anggota inti di setiap organisasi dan ekskul. Bahkan Neeta menjadi salah satu murid yang berprestasi.
Neeta terus berjuang. Walaupun dengan kondisi perekonomian yang tidak mendukung, akan tetapi tidak membuat Neeta menyerah dalam mengejar ilmu. Bahkan, Neeta selalu mendapatkan juara umum dan tentunya selalu membanggakan kedua orang tuanya.
Neeta berjanji. Neeta akan berusaha untuk meningkatkan derajat keluarganya. Walaupun penuh dengan lika liku hidup, namun Neeta tidak akan pernah menyerah, ia akan terus berjuang. Pasti.
]]>Bersama teman-teman pergi ke kantin membeli es krim
Bel istirahat berbunyi membuat suasana menjadi ramai
Itu lah saat saat sang remaja menikmati masa sekolahnya
Namun saat bintang dan bulan menghiasi langit malam
Rasa galau datang melanda diri sang remaja
Bermain handphone namun tidak ada notif dari ayang
Apalagi saat scroll tiktok malah mendapat vidio bucin
Keinginan kuat untuk membanting handphone muncul begitu saja
Lalu datanglah seseorang yang menyatakan perasaannya
Namun sang remaja menolaknya karena rasa malas mendatanginya
Siang bersenang-senang menikmati masa muda
Sedangkan malam berganti menjadi mode galau dengan keinginan besar mempunyai seorang pacar
]]>Menjadi objek obsesi seseorang nyatanya sangat mengerikan
Tidak ada yang tau foto yang di post dijadikan oleh orang lain sebagai apa
Rasanya sangat menyeramkan hanya dengan membayangkannya
Di teror dan di spam beribu-ribu pesan entah itu di media sosial yang mana
Walaupun sudah di blokir namun pesan dengan nomor baru terus bermunculan
Hati merasa takut dan tangan bergetar dengan cemas
Ingin rasanya menangis dan menyembunyikan diri menjauh dari kehidupan
Dalam hati bertanya-tanya kenapa orang menjijikan seperti itu harus ada
Menguntit dan men-stalking kemanapun sang objek pergi
Jika seperti itu maka semua orang pun akan merasa takut dan jijik
Rasanya ingin tertawa, itu bukanlah suka ataupun cinta melainkan obsesi
]]>Ketahuilah batas dan nasihat yang telah diberikan
Jangan sampai kepercayaan berubah menjadi pengkhianatan
Menghancurkan masa depan cerah yang telah dibayangkan
Cinta memang tidak diketahui akan berlabuh di hati siapa
Menjalin ikatan main-main dibawah kata pacaran
Bercumbu mesra mengikuti hasrat sesaat
Hingga tiba-tiba dua garis merah menjadi endingnya
Menundukkan muka menahan malu
Menangis meraung-raung menyesali masa lalu
Menanggung beban berat di usia muda
Bersiap lebih awal untuk menjadi orang tua
]]>
Janganlah menyerah dan berikanlah senyuman terbaikmu
Jangan pedulikan omong kosong yang orang lain katakan
Hanya dengarkanlah kata kata bermanfaat dan yang membuat bahagia
Warnai hidup dengan penuh warna
Jangan hanya hitam dan abu-abu
Buatlah hidup menjadi berwarna
Isilah dengan kebahagian dan bukan dengan kesedihan
Jangan buang waktu untuk orang-orang yang banyak problem
Hanya bertemanlah dengan orang-orang yang membuat nyaman dan bahagia
Hidup itu cuman satu kali
Jadi nikmatilah waktumu di dunia dengan penuh kebahagian
]]>Tidak sabar untuk mencubit pipi gembul dan membuatnya menangis
Tidak sabar untuk mendengar celotehan dan teriakan membahana yang lucu
Benar-benar tidak sabar untuk bertemu dengan sang adik
Rasanya aneh dan senang saat jari telunjuk di genggam oleh tangan yang lebih kecil
Mata besar itu mengerjap-ngerjap dan menatap dengan polos kepada dunia
Jiwa sang kakak tumbuh, dalam hati tidak ada yang diperbolehkan untuk menyakiti sang adik
Sang kakak berjanji akan terus menjaganya dan menyayanginya dengan sepenuh hati
]]>Rasanya tangan sudah tidak sabar untuk menumpahkannya dalam sebuah tulisan
Terus menambah goresan diatas kertas menuliskan inti alur yang akan menjadi kerangka di sepanjang cerita
Mengangkat kertas keatas dan tersenyum senang seolah-olah itulah harta yang paling berharga
Hari berganti hari, episode per episode pun telah meluncur
Masalah pun datang, rasa malas dan buntu ide menyergap
Hati dan pikiran menjadi tidak sinkron
Ingin rasanya melanjutkan namun tidak tau apa yang akan di tulis
Sejenak tersenyum dan terdiam membaca komentar dari para pembaca
Menikmati afeksi hingga perut seperti di penuhi oleh kupu-kupu
Beeusaha keras memutar otak dan mencari ide dari kejadian di sekitar hingga yang di tunggu-tunggu pun muncul
Sang author telah kembali, para pembaca diharapkan bersiap
]]>Walau sudah berjanji tidak akan membeberkan kepada siapapun
Hanya dalam waktu beberapa detik saja
Percayalah beritanya pasti sudah tersebar
Mulut seorang perempuan itu tidak bisa diam
Ada orang yang lewat saja sudah langsung dibicarakan
Tidak hanya mulut, lewat handphone pun tangan bisa jadi sebagai gantinya mulut
Me-notice yang menarik, di screenshoot, lalu di bicarakan di grup gibah
Tidak hanya perempuan, sekarang pun sudah banyak laki-laki yang nyinyir
Kritikan pedasnya bahkan tak kalah dengan perempuan
Begitu kedua spesies itu sudah di satukan
Ucapkan selamat tinggal kepada orang yang digosipakan
]]>
Saat melihat status orang lain yang setiap liburan berjalan-jalan ke luar negeri
Selalu setia menjadi penonton story yang melihat healing orang lain
Hanya dengan berjalan-jalan pagi di hari minggu menghirup udara segar
Rasa syukur memenuhi dada karena masih diizinkan untuk menikmati hidup
Menangis keras karena tidak mendapatkan jam aimo tersayang
Duduk selonjoran di tanah sambil menendang-nendang udara tak tentu arah
Saat melihat badut ikan nemo datang dan membawa sebuah boneka
Tawa riang kembali terdengar membuat suasana menjadi hangat
Terbang tinggi ke tempat antah berantah
Begitu lelahnya hidup ini
Di beri pilihan ikut ibu atau ayah
Selalu membayangkan kehidupan keluarga cemara
Tersenyum senang walaupun hanya angan-angan
Saat melihat ke dalam rumah yang begitu sepi dan dingin
Rasa sesak di dada kembali terasa
Melihat ayah bersama dengan keluarga barunya
Rasa sesak semakin bertambah
Kehilangan sosok bidadari yang begitu dicintai Tuhannya
Lebih baik diri ini mati saja
]]>